5 Pembelian Gagal pada Musim Panas 2018, Nomor 2 Baru Tampil 6 Kali




PERPINDAHAN pemain dari satu klub ke klub lain tentunya telah menjadi hal yang lumrah dalam sepakbola. Kendati begitu, nyatanya tak semua pemain yang baru direkrut bisa menampilkan performa gemilang ataupun mampu menjawab ekspektasi yang diberikan.

Tercatat, meski gelaran kompetisi 2018-2019 baru berjalan setengah musim, namun sejumlah pemain yang baru bergabung ini justru dianggap sebagai sebuah kegagalan. Pasalnya, penampilan yang diberikan para pemain tersebut berada di bawah ekspektasi. Berikut ini adalah lima perekrutan pemain yang dinilai gagal di bursa transfer musim panas 2018.

5. Mariano Diaz (Real Madrid)

Mariano Diaz dan Florentino Perez

Pada bursa transfer musim panas 2018, Real Madrid memulangkan mantan pemainnya yang sempat hengkang ke Olympique Lyon, Mariano Diaz. Madrid rela merogoh kocek hingga 23 juta euro lantaran Mariano menampilkan performa apik ketika berseragam Lyon. Tercatat, dalam 45 pertandingan yang dilakoni Mariano bersama Lyon, ia berhasil melesakkan 21 gol.

Transfer Mariano ke Madrid pun sempat menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, Mariano memilih menggunakan nomor punggung 7, setelah nomor tersebut ditinggal pergi Cristiano Ronaldo. Kendati demikian, performa Mariano justru berada di bawah ekspektasi. Sepanjang musim ini, Mariano baru memainkan 10 laga di Madrid dan mencetak satu gol. Ditambah lagi, Mariano juga kini mengalami cedera otot.

4. Fred (Manchester United)

Fred

Fred merupakan pemain yang direkrut Manchester United dengan harga termahal di bursa transfer musim panas 2018. Pasalnya, klub berjuluk Setan Merah itu perlu menyetor uang hingga 52 juta pounds kepada Shakhtar Donetsk untuk bisa mendapatkan Fred. Kendati begitu, hingga tujuh bulan berseragam Man United, Fred masih belum bisa menembus starting XI.

Sejauh ini, Fred baru bermain sebanyak tujuh kali sebagai starter bersama Man United di Liga Inggris. Sejak Man United ditangani Ole Gunnar Solskjaer, manajer interim itu lebih senang memainkan Ander Herrera ketimbang Fred. Tak ayal, kini pun Fred hanya menjadi salah satu pemain yang menghangatkan bangku cadangan.

3. Stephan Lichsteiner (Arsenal)

Stephan Lichsteiner

Tujuan utama Arsenal di bursa transfer musim panas 2018 adalah mendatangkan bek baru, mengingat rapuhnya lini pertahanan mereka musim lalu. Itulah mengapa mereka merekrut Stephan Lichsteiner. Selain telah memiliki banyak pengalaman dan bisa mementori para pemain muda, Lichsteiner juga didapatkan Arsenal secara gratis karena masa kontraknya di Juventus telah berakhir.

Kendati demikian, kedatangan Lichsteiner di Arsenal tak banyak berarti. Hal itu dikarenakan manajer Unai Emery lebih senang memainkan Hector Bellerin di posisi bek kanan. Adapun alasan Emery tidak sering memainkan Lichsteiner lantaran pemain berpaspor Swiss itu sudah berusia 35 tahun dan tidak sebugar dahulu.

2. Malcom (Barcelona)

Malcom

Pada bursa transfer musim panas 2018 terjadi kehebohan ketika Barcelona membajak Malcom yang kala itu dikabarkan akan bergabung dengan AS Roma. Setelah diselidiki, Barca nyatanya memberikan tawaran lebih besar kepada Girondin Bordeaux, yakni 41 juta euro, sehingga kepindahan Malcom ke Roma pun dibatalkan.

Setelah bersusah payah mendapatkan Malcom, harus disayangkan karena rekrutan anyar yang sempat menghebohkan tersebut justru tak terpakai di Barcelona. Tercatat, sepanjang musim ini, Malcom baru tampil enam kali di Liga Spanyol bersama Barcelona. Kondisi itu tak ayal membuat masa depan Malcom sekarang menjadi abu-abu. Banyak pihak mengabarkan kalau Malcom akan segera dilepas Barca.

1. Gonzalo Higuain (AC Milan)

Gonzalo Higuain

Pemain terakhir yang dianggap sebagai perekrutan gagal di bursa transfer musim panas 2018 adalah Gonzalo Higuain. Seperti diketahui, Higuain terpaksa bergabung dengan Milan lantaran Juventus baru merekrut Cristiano Ronaldo. Di Milan, Higuain sebenarnya diplot untuk menjadi striker utama dan bagian penting dari proyek yang dibangun.

Pada awalnya, Higuain memang tampil apik dengan rajin membuat gol. Akan tetapi, semenjak November 2018, performanya menurun. Bahkan sejak saat itu hingga Januari 2019, Higuain hanya bisa melesakkan satu gol saja. Higuain merasa dirinya tak cocok berada di Milan, hingga akhirnya ia pun minta hengkang ke Chelsea, tempat beranungnya saat ini.