5 Cerita di Sepakbola yang Bisa Diangkat Menjadi Film, Nomor 1 Paling Menyentuh




SEPAKBOLA merupakan olahraga yang paling disukai di dunia karena menawarkan drama hingga ketegangan dalam setiap pertandingannya. Selain dalam pertandingan, kisah hidup dari setiap pemain pun tak jarang menjadi soratan karena kaya akan pelajaran dan makna. Berikut lima cerita di sepakbola yang bisa diangkat menajdi film, seperti yang dilansir Sokkaa, Senin (4/2/2019).

5. Man United Raih Treble Winners di musim 1998-1999

Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United melangkah ke partai final Liga Champions 1998-1999 dengan predikat kampiun Liga Inggris dan Piala FA. Man United berhadapan dengan Bayern Munich untuk memperebutkan predikat terbaik di Liga Champions musim itu.

Man United tertinggal 0-1 dari Bayern hingga menit ke-90 karena gawang mereka dibobol oleh Mario Basler (6’). Akan tetapi, keajaiban terjadi karena  Man United bisa membuat dua gol lewat situasi sepak pojok di injury time dan mengubah kekalahan jadi kemenangan. Dua gol itu diciptakan oleh Teddy Sheringham (91’) dan Ole Gunnar Solskjaer (93’). Dua gol itu mengantarkan Man United untuk merenghkuh tiga gelar juara dalam satu musim.

4. Kisah Lionel Messi dengan Barcelona

Lionel Messi (Foto: Sportskeeda)

Lionel Messi bergabung dengan Newell’s Old Boy pada 1995 dan menjadi bagian tim yang bermarkas di Estadio Marcelo Bielsa itu selama empat musim. Akan tetapi, pada usia 11 tahun Messi didiagnosis menderita defisiensi hormon pertumbuhan. Akibat hal itu River Plate pun tak jadi merekrut Messi karena tak mau membayar biaya perawatannya.

Namun, nasib Messi berubah karena Barcelona tertarik dengan bakat yang dimilikinya. Direktur Olahraga Barcelona saat itu, Carles Rexach, akhirnya memberikan kontrak kepada Messi pada 2000. Messi kemudian masuk ke tim utama Barcelona lima tahun kemudian dan menjadi pemain terbaik Blaugrana –julukan Barcelona– hingga saat ini.

3. Kisah Cinta Suarez dengan Sofia Balbi

Luis Suarez (Foto: Reuters)

Kehidupan Luis Suarez sempat hancur setelah ayahnya meninggal dan dia mulai minum minuman keras serta bolos latihan sepakbola. Pada usia 15 tahun, Suarez bertemu dengan seorang gadis bernama Sofia Balbi yang berkecukupan secara finansial. Hal itu berbanding terbalik dengan Suarez yang bekerja sebagai tukang sapu jalanan untuk membantu keluarganya.

Suarez pun diajak ke rumah keluarga Sofia dan di sana dia menemukan harapan untuk masa depannya lagi. Akan tetapi, Suarez sempat terpisah dengan Sofia yang pindah ke Spanyol bersama keluarganya. Sejak saat itu Suarez pun bekerja keras untuk menjadi pemain sepakbola profesional sehingga bisa bermain di Eropa dan bertemu kembali dengan Sofia.

Usaha itu berbuah manis karena Suarez berhasil bermain di Eropa bersama FC Groningen pada 2006. Setelah itu Suarez bergabung dengan Ajax Amsterdam dan Liverpool sebelum berlabuh ke klubnya saat ini yaitu Barcelona. Suarez juga telah menikahi Sofia pada 2009 dan rumah tangga mereka telah dikaruniai tiga orang anak yakni Delfina Suarez, Benjamin Suarez serta Lautaro Suarez.

2. Kisah Dortmund-Bayern

Borussia Dortmund vs Bayern Munich (Foto: Twitter Bayern)

Borussia Dortmund pernah menghadapi kesulitan keuangan untuk bertahan di Liga Jerman pada musim 2003-2004. Bayern membantu Dortmund sehingga mereka bisa tetap bertahan di Liga Jerman. Akan tetapi, empat tahun berselang Dortmund mulai menunjukkan kebangkitan saat Jurgen Klopp ditunjuk sebagai pelatih.

Performa Dortmund yang membaik terus ditunjukkan hingga akhirnya pada musim 2010-2011 mereka menjuara Liga Jerman dengan koleksi 81 poin. Semusim berikutnya Dortmund mampu meruntuhkan dominasi Bayern dengan merengkuh semua gelar domestik.

1. Perjalanan Karier Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Cristiano Ronaldo merupakan pesepakbola tersukses di dunia dalam satu dekade terakhir bersama Lionel Messi. Akan tetapi, Ronaldo bisa saja tak merasakan kesuksesan itu andaikan sang ibu, Dolores Aveiro, menggugurkannya saat masih berada di kandungan.

Ronaldo dilahirkan 33 tahun lalu di lingkungan miskin Funchal dan merupakan anak bungsu Dolores, seorang koki, dan Jose Dinis Aveiro, seorang tukang kebun kota. Pemenang lima kali Ballon dOr itu menjalani kehidupan yang sulit tetapi Ibunya melakukan semua yang dia bisa agar Ronaldo tetap berkonsentrasi penuh pada sepakbola.

Kerja keras sang ibu berbuah manis karena Ronaldo kini menikmati predikat sebagai salah satu pesepakbola terbaik dalam sejarah. Ronaldo meraih semua trofi dan penghargaan individu saat berseragam Sporting Lisbon, Man United dan Real Madrid. Kini Ronaldo mencoba melakukan hal serupa bersama Juventus.